Author: msyani  //  Category: Movie

Pemain: Angie Virgin, Sheila Marcia Joseph, Andika Gumilang, Reza Rahadian, Cut Memey, Ferry Irawan

Terinspirasi dari film SCARY MOVIE produksi Hollywood yang telah mencapai sukses hingga 4 sekuel, yaitu Scary Movie 1, 2, 3, dan 4, Indika Entertainment ingin menyuguhkan alternatif baru bagi para penggemar film. FILM HOROR diklaim sebagai satu-satunya film yang menampilkan reuni para hantu kondang Indonesia paling lengkap dan komplit.

Film ini bercerita tentang pembunuhan balasan dari seseorang kepada sekelompok mahasiswa pria. Para mahasiswa itu menjadi sasaran pembunuhan karena mereka secara tidak sengaja membunuh perempuan cantik bernama Mala (Terta Mayasari). Awalnya, sekelompok mahasiswa jahil, yaitu Beni (Reza Rahadian), Asto (Dwi A.P.), dan Dani (Ferdinal Arnaz) saling bertaruh dengan target meniduri Mala, seorang mahasiswi cantik di kampus.

Taruhan menjadi tak terkendali. Mereka mengejar-ngejar Mala sampai ke lantai atas sebuah gedung. Mala terpeleset, hingga akhirnya terjatuh dan menimpa sebuah mobil hingga penyok dan kacanya pecah berantakan. Untuk menghilangkan jejak, mereka berusaha menyembunyikan mayat Mala. Namun anehnya jasad Mala hilang entah ke mana.

Enam bersahabat, Putri (Sheila Marcia Joseph), Beni, Nina (Angie), Hendra (Andika Gumilang), Dani, dan Asto mengalami kejadian-kejadian aneh setelah menginap di vila milik Hendra. Suatu hari, Dani ditemukan tewas gantung diri di sebuah toilet wanita di kampusnya.

Malamnya, Putri yang memiliki foto geng mereka ketakutan karena foto Dani menghilang. Mereka pun memutuskan untuk kembali ke vila Hendra dan bermaksud untuk melakukan ritual pemanggilan roh, yang ternyata malah berakibat buruk terhadap mereka sendiri.

Banyak sekali adegan-adegan lucu, buah dari parodi film-film horor Indonesia. Seperti pemanggilan roh-roh hantu bergentayangan (parodi dari film TEROWONGAN CASSABLANCA), juga parodi dari beberapa film seperti, KUNTILANAK, JAELANGKUNG, POCONG, SUSTER NGESOT, EKSKUL, dan lain lain.

Tak hanya parodi film horor, di film ini juga menyajikan parodi dari kejadian-kejadian faktual yang pernah menjadi hot issue, baik dari kalangan politikus, selebritis, maupun dunia perfilman Indonesia. Seperti isu Maria Eva dan Cut Memey yang diperankan oleh mereka sendiri (sebagai cameo) dan isu pengembalian Piala Citra yang dimenangkan film EKSKUL.

 

Author: msyani  //  Category: Journey, Movie

Setelah sekian lama teu nonton bareng deui ( gak nonton bareng lagi ) hari ini saya dan teman-teman seperjuangan, anak anak DIV TI Poltek TEDC, nonton bareng film ini di empire 21 BIP ( BANDUNG INDAH PLAZA ) dengan harga tiket 10 ribu ? nonton bareng hari kamis ini di ikuti oleh 10 personil anak anak TI D4 TEDC yaitu

  • M Syani ( perwakilan dari Cimahi )
  • Fiby yasha ( perwakilan dari Lembang )
  • Jare ( perwakilan dari Cimahi )
  • Indra ( perwakilan dari D U Bandung )
  • Syamsumar ( perwakilan dari Makassar)
  • Gunsyar ( Perwakilan dari Kolaka )
  • Jemi ( Perwakilan dari Kalimantan Timur )
  • Ferdinand ( perwakilan dari Manado)
  • Taher ( perwakilan dari Ternate)
  • Rahman ( perwakilan dari Cimahi)

Nonton Hemat hari ini sungguh sangat berkesan karena film quickieexpres ini baru aja premier tanggal 22 november 2007 ? dan kita ngantri sampe panjangnya 25 meter ? kebayang kan penuh nya kita ngan tri dari jam 13.00 siang, eh dapet tiket buat jam 16.30.

terpaksa deh nunggu dulu ? nongkrong di Mc D BIP sambil ngeupdate FS MYSPACE n buka buka2 email ? di tempat itu. !

Setelah jam menunjukan pukul 16.00 kita serombongan pergi ke ruang tunggu depan pintu masuk teather 2 ? disitu duduk duduk gak karuan kayak ngantri uang saku aja, n terjadi konflik sedikit saat saya dan teman saya nyolong listrik di tempat itu, maksud nya sih buat nge carger batere Laptop kita yang udah sekarat? eh malahan di marahin sama sekuriti dengan lantangan nya perkataan di lontarkan dari mulut sekuriti tersebut “” maaf mas…… ini bukan untuk umum…..mohon kontak listrik nya di matikan ) waduh….disitu ….banyak diliatin orang ??? aslina urang gendok didinya keneh ? , ya dengan rendah hati kami bereskan perangkat perang kami,

Jam menunjukan pukul 16.30 wib . ini saat nya untuk masuk pintu teather 2 …

jreng…..jreng………..jreng……….. siap nonton

( KITA DUDUK DI ROW “N” SEAT 7 SAMPE 17 )

NAH BERIKUT RESENSI FILM NYA

( YANG PASTI LEBIH RAME KALAU NONTON LANGSUNG ) DI JAMIN PUAS

Pemain: Tora Sudiro ( JOJO ), Aming, ( MARLEY ) Lukman Sardi,( PIKTOR )

Tino Saroengallo, Sandra Dewi, Ira Maya Sopha, Rudy Wowor, Tio Pakusadewo

Setelah absen selama lima tahun, Dimas Djayadiningrat kembali ke dunia film dengan menyutradarai dan mendesain produksi film komedi khusus dewasa bertitel QUICKIE EXPRESS. Film ini bercerita tentang Jojo (Tora Sudiro), seorang anak muda yang terjebak dalam kerasnya kehidupan di Jakarta. Setelah mencoba peruntungan dengan bekerja di berbagai profesi, mulai dari office boy di sebuah toko perbelanjaan sampai akhirnya terdampar menjadi pegawai di tempat tambal ban.

Dari situlah ia kemudian bertemu dengan seorang pria tua kaya raya yang memiliki perusahaan bergerak di bidang jasa male escort alias gigolo. Untuk menghindari serangan dari kelompok religius, lelaki tua ini menjalankan bisnisnya dengan kedok pizza delivery service yang diberi nama QUICKIE EXPRESS.

Jojo bergabung bersama dua orang teman yang juga “anak baru” di Quickie Express, yaitu Marley (Aming) dan Piktor (Lukman Sardi). Dengan tampang dan keunikan mereka, tak lama kemudian mereka langsung menduduki posisi tinggi di perusahaan escort ini. Hidup mereka jauh lebih baik dan ternyata mereka menikmati pekerjaan mudah dan berkelas ini yang juga menghasilkan cukup banyak uang

Namun, kebahagiaan terusik saat Jojo jatuh cinta pada seorang mahasiswi bernama Lila (Sandra Dewi). Pasalnya, Lila adalah anak seorang tante pelanggan spesial Jojo. Tak hanya itu, ayah sang gadis ternyata seorang gangster gay yang juga punya hati terhadap Jojo.

Film yang diproduseri oleh Nia Dinata ini memberikan alur cerita ringan tapi tak mudah ditebak dengan berbagai percakapan dan adegan lucu yang penuh sindiran.

Author: msyani  //  Category: Movie, Video

ALL TRAILER THE MOVIE

PEMBURU QUICKIE

JOJO QUICKIE

MARLEY QUICKIE

PIKTOR QUICKIE

Author: msyani  //  Category: Service, Tips, Tutorial

Anda seorang muslim? Bingung menentukan suatu produk itu halal/haram?

Sekarang jangan bingung, sudah ada yang namanya Halal Guide Directory. Search engine ini adalah salah satu layanan dari halalguide.info. Dimana HalalGuide merupakan pusat informasi halal dari produk-produk makanan, minuman, obat-obatan, kosmetika serta rumah makan. Situs ini dipersembahkan oleh LPPOM-MUI.

Search Engine ini cukup bagus dalam menampilkan hasil pencarian karena tidak hanya menggunakan satu metode pencarian, dia juga mengkombinasikan beberapa metode pencarian.

Oh, iya. Developer dari situs ini juga membuat plugins search(versi Beta) yang dapat di integrasikan pada Mozilla Browser(termasuk firefox). Jadi kita tinggal pilih mau search menggunakan situs mana(disebelah kanan atas) kemudian ketikkan kata kuncinya.

Author: msyani  //  Category: Event

 acara yang dilaksanakan di Bemall Bandung 14-18

Beberapa hari yang lalu, ada email dan SMS dari pak Hoky menanyakan apakah saya akan datang ke acara Gala Dinner – Bandung Comtech 2007. Acara makan malam ini adalah dalam rangka Comtech 2007 yang akan diadakan di Be Mall, tanggal 14 sampai 18 November 2007. Ini acara pameran komputer, hasil riset IT, seminar, dan seterusnya. Pokoknya untuk meningkatkan IT. Saya sanggupi datang ke acara makan malam itu dengan membawa rombongan.

Jum’at malam kami hadir di restoran yang disebutkan. Saya sendiri sebetulnya sudah kecapekan untuk berangkat. Siang harinya saya mengajar dahulu, untuk menggantikan kelas yang bolong. Apa boleh buat, janji adalah janji. Datang ke sana.

Di sana sudah ramai. Pak Cahyana, Dirjen Aptel Kominfo, sudah hadir beserta pak Engkos Koswara dari Ristek. Tadinya saya mau duduk semeja dengan anak-anak, tapi ditarik untuk duduk dengan pak Cahyana dan pak Engkos. Di meja itu juga sudah ada pak Thamrin dari Panin Bank dan mas Setiadi Yazid yang sekarang jadi Dekan di Universitas Widyatama.

Setelah dibuka oleh pak Hoky, ada beberapa sambutan, dan juga sambutan dari pak Cahyana.

Setelah itu ada acara hiburan yang menarik, tari topeng. (Saya tidak tahu nama tariannya. Apa betul tari topeng?) Tarian ini dimulai dengan seorang penari yang menggunakan topeng, yang mukanya menampilkan wajah yang lucu.

Kemudian muncul teman-temannya, yang juga menggunakan topeng. Gerakan mereka mencerminkan anak-anak yang bermain-main, nakal, dan lucu. Wah, pokoknya tidak mengecewakan tarian mereka. Saya tersenyum melihat tarian mereka. (Sebetulnya mau tertawa ngakak, tapi takut dikira gila. ha ha ha.)

Melihat tarian (dan musik pendukungnya yang bernuansa Sunda), saya gembira karena kita – Indonesia – memiliki kultur yang demikian kaya dan dahsyat. Kreativitas tinggi. Ini adalah kekuatan kita yang perlu terus digali (dan mungkin dijual untuk menunggangi globalisasi). Tidak perlu takut untuk menggali kesenian ini karena dia tidak ada habis-habisnya (kecuali kalau seniman kita sudah tumpul semua). Daripada menggali sumber daya alam yang terbatas, ini jauh lebih baik. Juga tidak perlu takut dicuri. (he he he.) Kita tinggal buat lagi.

Terbayang oleh saya turis-turis asing datang ke Indonesia untuk melihat tarian seperti ini, mendengarkan musik, makan khas Indonesia, dan … ah pokoknya banyak lagi. Ayo semangat!

dikutip dari blog bapak BUDI ( Dosen ITB )

http://rahard.wordpress.com

Switch to our mobile site