-
( Bagian 1, Para peserta menggoreskan spidol nya di kain putih sebagai tanda mereka menghadiri acara Gardu Lantu 2 )
-
( Bagian 2, Pembukaan acara, yang di bawakan Oleh MC dari Panitia Batagor.net )
-
(Bagian 3, Para Peserta Gardu Lantu 2 menghibur para Pengunjung dengan alunan Electone )
Berbagi Senyum dan Kebahagiaan bersama Anak Yatim Piatu
Info AcaraPenyelenggara: Batagor.net
Jenis: Amal – Pengumpulan dana
Jaringan: Global
Waktu dan TempatTanggal: 29 Desember 2008
Waktu: 11:00 – 18:00
Tempat: Food Paradise – Istana Building Comodity Center
Nama Jalan: Jl. Ahmad Yani No. 296
Kota/Daerah: Bandung, Indonesia
Para Undangan, anak anak dari panti asuhan yang kami undang, sedang melakukan sesi tanda tangan di area lesehan Food Paradise, mereka mengguratkan Spidol nya di kain putih yang telah di sediakan oleh para panitia, untuk menulis nama, asal dan cita-cita mereka masing masing, dan apa yang yang mereka tuliskan di hamparan kain tersebut, merupakan cita cita mereka, seperti apa yang di harapkan kami yaitu menyemangati mereka menggapai cita cita nya.
Ini dia guratan spidol anak anak, menulis apa ada nya dan terlihat mereka sangat senang dengan acara ini.
Nah ini dia si kembar, mereka berdua merupakan undangan kami, saya dan rekan langsung bergegas membantu kedua adik ini untuk mencairkan voucher yang telah mereka peroleh, untuk memilih menu apa saja yang mereka ingin di area food paradise ini.
Nah, terlihat mereka lahap sekali dengan makanan yang mereka pesan, sungguh senang sekali saya dan rekan rekan bisa ngobrol bareng dengan mereka, menanyakan sesuatu, mulai dari hobby, aktifitas mereka sehari2 di panti dan cita cita mereka kelas=k di hari esok.
Meskipun sistem operasi Windows Vista sudah hadir sejak tahun 2007, tetapi Windows XP tetap digemari banyak pengguna. Kini Microsoft Corp. kembali memperpanjang masa edar sistem operasi Windows XP.
Menurut seorang juru bicara Microsoft, seperti dikutip oleh Computerworld 22 Desember 2008, system builder (SI), dealer dan toko komputer yang merakit PC sendiri sesuai pesanan pengguna, bisa mendapatkan lisensi Windows XP Professional setidaknya sampai 30 Mei 2009. Sebelumnya, Microsoft telah mematok tanggal 31 Januari sebagai deadline terakhir untuk menjual lisensi Windows XP melalui jalur distribusi perakit sistem.
“Microsoft memberikan akomodasi melalui program inventory yang fleksibel yang memungkinkan distributor melakukan pemesanan terakhir pada 31 Januari 2009. Pengiriman produk yang dipesan itu sendiri akan berlanjut hingga 30 Mei 2009,” tulis juru bicara Microsoft tersebut di keterangan resminya.
Awal Oktober lalu, Microsoft menambahkan waktu enam bulan dalam penyediaan Windows XP untuk produsen komputer besar atau yang disebut dengan OEM, misalnya Dell, HP, dan lain-lain. Dari deadline sebelumnya di 31 Januari 2009, OEM kini bisa memesan sampai 31 Juli 2009. Jika diinginkan pembeli, para perakit komputer OEM bisa memberikan CD Windows XP sebagai pilihan downgrade dari Windows Vista.
Sebelumnya, di awal tahun ini Microsoft juga telah melonggarkan aturan terhadap Windows XP yang memungkinkan produsen notbook ekonomis dan desktop dengan spesifikasi minimalis dijual dengan Windows XP Home Edition. Maksimal hingga 30 Juni 2010.
Menurut sejumlah pengamat, Microsoft tidak berhasil membujuk pengguna Windows XP untuk beralih ke Vista. Sampai akhir November 2008, market share Windows Vista hanya sekitar 20,5 persen, sementara Windows XP masih tiga kali lipat lebih besar. Secara total, komputer bersistem operasi Windows XP yang terhubung ke Internet sampai November tersebut mencapai 66,3 persen.
vivanews
Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009 baru menyelesaikan satu putaran. Tapi, banyak drama telah terukir di sana.
Hilton Moreira, striker Persib Bandung tercatat sebagai pencetak gol tercepat di menit 1 saat timnya bersua Persija Jakarta. Berikut rekaman data-data menarik yang dihimpun selama Putaran 1 LSI:
1. Gol tercepat: Hilton Moriera (Persib Bandung), menit ke 1 vs Persija Jakarta
2. Kartu kuning pertama: Jufri Samad (Persiba Balikpapan), menit 12 vs Pelita Jaya
3. Kartu merah pertama: Hamka Hamzah (Persik Kediri), menit 57 vs Persijap Jepara
4. Kartu kuning tercepat: menit ke 3, Ismed Sofyan (Persija Jakarta) vs Persitara; Jufri Samad (Persiba Balikpapan) vs PSM Makassar
5. Kartu merah tercepat: Usep Munandar (Persik Kediri), menit 33 vs Persib Bandung
6. Rekor jumlah penonton home terbanyak: Sriwijaya FC vs Persija Jakarta, 40 ribu penonton
7. Rekor jumlah penonton home tersedikit: PSMS Medan vs Persita Tangerang, 126 penonton
8. Top Skorer: Christian Gonzales, 14 gol
9. Kartu kuning terbanyak: pemain, 5: Emile Mbamba & Erick Setiawan (Arema Malang); Pepito Sanusi (Persiba Balikpapan); Casimir Bruno (Persita Tangerang); Hilton Moriera (Persib Bandung); Idrus Gunawan (PSIS); Marcio Sauza (Persela). Tim, 41: Deltras Sidoarjo
10. Kartu merah terbanyak: pemain, 2: Emile Mbamba (Arema Malang), tim, 2: PKT Bontang, PSM Makassar, Arema Malang, Persik Kediri, PSMS Medan
11. Agregat paling besar: Persipura Jayapura, 24 gol (GM:36, GK:10)
12. Agregat paling minim: Persita Tangerang, -25 gol (GM: 12, GK: 27)
13. Tim paling sering menang: Persipura Jayapura, 12 kali
14. Tim paling sering kalah: Deltras Sidoarjo, 11 kali
15. Tim paling sering seri: PSMS Medan, 8 kali
16. Rekor home terbaik: Persipura Jayapura (8M, 1S, 0K)
17. Rekor home terburuk: PSMS Medan (0M, 4S,4K)
18. Rekor away terbaik: Persija Jakarta, (5M, 1S, 3K)
19. Rekor away terburuk: Persita Tangerang (0M, 1S, 8K)
20. Rekor pertandingan terbesar: Persipura Jayapura vs Persija Jakarta (6-0).
21. Hasil pertandingan paling sering muncul: 1-0 (23 kali)
22. Rata-rata gol per pertandingan: 2
23. Rata-rata kartu per pertandingan: 2
24. Kontrak pemain asing termahal: Abanda Herman (Persija Jakarta). Rp 1,315 miliar
25. Kontrak pemain lokal termahal: Bambang Pamungkas (Persija Jakarta). Rp 1,370 miliar
26. Usia paling sering muncul di: 23 tahun
27. Pemain termuda: 17 tahun, Ramdhani Lestahulu (Persija Jakarta)
28. Pemain tertua: 36 tahun, Keith Kayamba (Sriwijaya FC) & James Debbah (PKT)
29. Jumlah pemain asing: 88 pemain
30. Wasit paling sering memimpin: Jimmy Napitupulu, Mukhlis Ali Fathoni, Purwanto (11 kali)
31. Manajer paling jarang ikut Managers Meeting: PSMS Medan (13 kali)
32. Pelatih paling jarang ikut Managers Meeting: PSMS Medan (11 kali)
33. Kapten paling jarang ikut Managers Meeting: Persija Jakarta, Persitara Jakarta Utara, Persik Kediri (10 kali)
34. Manajer paling jarang Konferensi Pers: PSMS Medan (12 kali)
35. Pelatih paling jarang Konferensi Pers: Persiba Balikpapan (1 kali)
36. Kapten paling jarang Konferensi Pers: PSMS Medan (11 kali)
37. Tim paling jarang dapat kartu: Persipura Jayapura (19 Kartu kuning tanpa kartu merah)
38. Tim paling sering protes: (kosong)
39. Tim paling sering Live di TV: Persija (8 kali)
40. Tim paling sedikit Live di TV: PSM (1 kali)
41. Tim tidak pernah Live: Persipura, Persiwa, PKT, Persiba
42. Klub belanja pemain terbesar: Persija Jakarta, Rp 16,836 miliar
43. Klub belanja pemain terkecil: PSIS Semarang, Rp 2,221 miliar
Sumber: PSSI






















